Saiful saat memegang arca yang ditemukan di sawah miliknya di Dusun Sekarputih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. (Foto: istimewa)
Saiful saat memegang arca yang ditemukan di sawah miliknya di Dusun Sekarputih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. (Foto: istimewa)

Jika dalam eskavasi ke tiga ditemukan sumuran di Dusun Pendem Desa Pendem Kecamatan Junrejo, baru-baru ini guru SMAN 3 Kota Malang, Lulut Edi Santoso menemukan benda cagar budaya di desa yang sama. Benda cagar budaya yang ditemukan itu yakni arca dewa beberapa saat lalu.

Arca ditemukan tepatnya di Dusun Sekarputih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Berada di area pematang sawah milik Saiful yang tak jauh dari aliran Sungai Brantas.

Patung arca yang ditemukan itu memiliki ukuran tinggi sekitar 30 centimeter, diduga patung Brahma atau Siwa. Lulut mengatakan, jika suka berburu benda-benda bersejarah.

“Saya menemukan arca itu awal mulanya dari pencarian melalui satelit di Google Earth. Kemudian di sana menunjukkan jika wilayah itu ada peninggalan bersejarah,” ucapnya.

Saat melakukan pencarian itu lanjutnya, di area tersebut banyak terdapat batu bata besar di lahan persawahan milik Saiful. Kebetulan saat itu ia bertemu dengan pemilik sawah dan membenarkan banyaknya batu bata di sana.

“Sering saya temukan batu bata di sini, tapi dibuang ke sungai. Kemudian Saiful mengatakan jika ada batu yang susah untuk diangkat,” imbuhnya.

Mendapati informasi tersebut, Lulut pun langsung menggali batu yang dimaksud, dan didapatinya arca berkepala tiga dari batuan andesit. Saat itu ia mencari di kedalaman berkisar 30 centimeter.

Namun menurut Saiful ditemukannya arca itu bukan untuk pertama kali. Tetapi sudah banyak batu bata besar dan batu kali besar yang dia angkat dari lahan kemudian dibuang.

Sebab, ia tidak mengetahui batu-batu bersejarah, bahkan ada pula yang dihancurkannya. Kini arca yang berhasil di angkat Lulut dan Saiful itu langsung diamankan di rumahnya.