Korban saat masih terjepit di kabin mobil sebelum dievakuasi. (Foto: Puji San/JatimTIMES)
Korban saat masih terjepit di kabin mobil sebelum dievakuasi. (Foto: Puji San/JatimTIMES)

Kecelakaan 'adu banteng' antara truk boks nopol S 8424 QB melawan truk fuso nopol L 9614 AA, Jumat (10/1/2020) dinihari, terjadi di Jalan Raya Jember-Surabaya, tepatnya di Desa Tisnogambar, Bangsalsari, Jember.

Informasi yang diterima media ini, kecelakaan tersebut menyebabkan 2 korban jiwa yakni sopir dari masing-masing truk. Penyebab kecelakaan maut tersebut, diduga karena Suparno (61) pengemudi fuso asal Dusun Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi yang melaju dari arah barat ngantuk. Akibatnya, Suparno kehilangan fokus sehingga truk yang dikendarai oleng ke kanan atau ke lajur yang berlawanan.

Pada waktu bersamaan, melaju dari arah timur truk boks yang dikemudikan Boy Ardy Nata (26) bersama kernet Agus Sriyanto (27), keduanya warga Sidoarjo.

Karena jarak yang terlalu dekat, kedua kendaraan bertabrakan. Boy Ardy Nata dan Suparno langsung tewas di lokasi kejadian dengan kondisi tubuh terjepit kabin, sedangkan Agus Sriyanto hanya mengalami luka lecet di siku tangan dan kaki.

"Korban meninggal kami evakuasi ke kamar mayat RSD dr. Soebandi, dan untuk korban luka ringan, saat ini dirawat di PKM Petung Bangsalsari," ujar Kasatkantas Polres Jember AKP Edwin Nathanael melalui Kanitlaka Ipda Hery.

Akibat dari kejadian ini, lalu lintas dari Jember ke Surabaya dan sebaliknya mengalami kemacetan. (*)