Kapolresta Malang Kota AKBP AKBP Leonardus Harapantua Simarmata (Foto: Humas Polresta Malang Kota)
Kapolresta Malang Kota AKBP AKBP Leonardus Harapantua Simarmata (Foto: Humas Polresta Malang Kota)

Polres Malang Kota resmi naik tipe menjadi Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota, hari ini (Kamis, 28/11). Dengan bergantinya status tersebut, satuan kepolisian ini juga kedatangan pimpinan baru, yakni AKBP Leonardus Harapantua Simarmata.

Artinya, pria dengan pangkat dua bunga melati emas itu menjadi pucuk pimpinan pertama setelah kenaikan kelas. Sebelumnya Leo, sapaan akrab Leonardus, menjabat sebagai Wakapolrestabes Surabaya. Ia juga berpengalaman selama dua kali menjadi Kapolres, yakni sebagai Kapolres Mojokerto dan Kapolres Batu.

Mengemban jabatan baru sebagai Kapolresta Malang Kota, Leo mengaku akan lebih menekankan tingkat pengamanan bagi kenyamanan wisatawan. Hal itu didasari dari karakteristik Kota Malang dan Malang Raya yang merupakan destinasi wisata.

"Dengan karakteristik itu, kita akan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan berkunjung ke wilayah Kota Malang dan Malang Raya. Baik itu kunjungan kerja, maupun kunjungan wisata," ungkapnya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan rasa syukur dengan diresmikannya Polres Malang Kota menjadi Polresta Malang Kota. Menurutnya, program-program yang sudah dikerjakan oleh kepemimpinan yang lama dalam hal ini AKBP Dony Alexander akan dilanjutkan dengan sinergitas antar Forkopimda di Kota Malang.

"Kita bersyukur hari ini sudah resmi (Polresta Malang Kota), nanti kita juga akan melanjutkan program dan juga kebaikan yang sudah dilakukan oleh Pak Doni, di masa kepemimpinan beliau. Dan kita juga akan meningkatkan sinergitas juga dari TNI, Pemkot Malang dan stakeholder lainnya," imbuhnya.

Tak hanya itu, keberadaan Kota Malang sebagai kota pendidikan yang menjadi jujugan pelajar dari berbagai daerah juga perlu ditingkatkan kewaspadaan. Lantaran, kasus-kasus narkoba saat ini kerap ditemui di kalangan anak muda khususnya mahasiswa.

"Penegakan hukum itu memang menjadi kewajiban utama dan tugas kita. Namun, kita juga mempunyai strategi untuk pencegahan itu. Mulai dari universitas itu sendiri dan keluarga, kemudian kita juga akan bekerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) Kota Malang nanti," pungkasnya.